ENi6Ma

"Suatu waktu, mutiara di dalam genggaman, bergetar dan kemudian jatuh, pecah dan menjadi serpihan-serpihan kecil. Tapi dia adalah Mutiara, bagaimanapun dia tetap berkilau, dan sempurna sebagai intan permata. Bagaimanapun dia .. adalah mutiara harapanku."

This Real Me



Name : Jaka,-
Nicks : BLu3`Ais-
On Blog : Serpihan Mutiara
On IRC : #heartbeatstation
Age : 22
Work at : Internet Specs
Birthday : 4 March
Place : Jogja City
Mobile : +62817270xxx
ICQ : 122081318
YM ID : blue_indiego
fs : blueais@gmail.com

PreViOus

  • Menulis di Atas Pasir
  • H Deddy Mizwar
  • Yang Datang dan Yang Pergi
  • Makna Hidup
  • Be Inspirated
  • Engkau Yang di Sana
  • Serpihan Mutiara Retak ... Hati ... Adalah sebuah...


  • ArChieVe

  • November 2003
  • December 2003
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • October 2005

  • Links

    My Friendster BloG
    Situs Ku
    Berita Harian
    Koran Jogja
    Portal Jogja
    eMail Ku
    Cari Berita
    Koran Jateng
    Angkringan Ku
    Blog Aku
    Picture Perfect
    Pabrik Skin
    Hosting Ku

    Layout By "Yiling" Thanks Very Much

    Friends


    Said To Me

    Name :
    Web URL :
    Message :

    CreDits

    This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Powered by Blogbugs

    Komunitas Angkringan Jogjakarta

    Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com



    Site Meter

    Sunday, November 30, 2003

    Kasih Orang Tua

    Kenanglah kedua orangtua anda. Biasanya, di saat orangtua
    kita masih hidup, tidak mudah bagi kita untuk menghargai
    kasih sayang mereka. Padahal mereka menebar cinta mereka
    dalam setiap desah nafas, gerak bibir, dan ayunan langkah
    mereka. Tak ada yang mereka pikirkan begitu penting selain
    keluarga mereka, anak cucu mereka, penerus keberlangsungan
    karya mereka di dunia ini. Bahkan dalam amarah, kekecewaan
    dan kesedihan mereka selimuti dengan kasih sayang.
    Bagi kita, ini mungkin nasehat tua yang sudah terlalu sering
    terdengar. Namun, tak pernah usang, karena orangtua selalu
    dilahirkan jaman. Mengenang orangtua sebenarnya mengenang
    keberadaan diri kita sendiri. Kita terlahir dari buah kasih
    sayang, kita tumbuh dalam naungan kasih sayang, kita pun
    ditinggalkan dengan lambaian kasih sayang. Memang tak ada
    yang terlambat, namun sebelum hati terdalam anda menyesal,
    kasihilah orangtua anda. Bagi mereka, balasan ini jauh lebih
    berharga dari apa pun yang pernah diperolehnya. Bagi mereka,
    itulah bekal sebaik-baiknya untuk menikmati usia senja mereka.
    __________________________________
    Oleh Ida Arimurti
    diambil dari Milis Groups Yahoo