ENi6Ma

"Suatu waktu, mutiara di dalam genggaman, bergetar dan kemudian jatuh, pecah dan menjadi serpihan-serpihan kecil. Tapi dia adalah Mutiara, bagaimanapun dia tetap berkilau, dan sempurna sebagai intan permata. Bagaimanapun dia .. adalah mutiara harapanku."

This Real Me



Name : Jaka,-
Nicks : BLu3`Ais-
On Blog : Serpihan Mutiara
On IRC : #heartbeatstation
Age : 22
Work at : Internet Specs
Birthday : 4 March
Place : Jogja City
Mobile : +62817270xxx
ICQ : 122081318
YM ID : blue_indiego
fs : blueais@gmail.com

PreViOus

  • Nilai Kasih Ibu
  • Teman Sejati bukan Diukur Materi
  • Cinta ???
  • Menjaga Api Semangat dan Keistiqamahan
  • Menikmati Kesulitan dan Tantangan
  • Kekuatan Kata-kata
  • Cinta dan Persahabatan
  • unSeen Love
  • Satu Langkah Perjalanan Panjang
  • Click This For Moslem


  • ArChieVe

  • November 2003
  • December 2003
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • October 2005

  • Links

    My Friendster BloG
    Situs Ku
    Berita Harian
    Koran Jogja
    Portal Jogja
    eMail Ku
    Cari Berita
    Koran Jateng
    Angkringan Ku
    Blog Aku
    Picture Perfect
    Pabrik Skin
    Hosting Ku

    Layout By "Yiling" Thanks Very Much

    Friends


    Said To Me

    Name :
    Web URL :
    Message :

    CreDits

    This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Powered by Blogbugs

    Komunitas Angkringan Jogjakarta

    Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com



    Site Meter

    Thursday, March 18, 2004

    Kisah Seorang Ibu

    Temanku punya cerita demikian ...

    Hari ini, 22 Desember adalah Hari Ibu. Hari ini mengingatkan kita betapa kasih ibu itu sungguh tulus. Mungkin aku orang yang paling beruntung sedunia karena bisa mengenal seorang ibu dalam hidupku. Semenjak aku kecil, remaja hingga sekarang, ia tetap setia menjaga dan merawat keluargaku.

    Dia dengan sabar membersihkan ngompolku sewaktu kecil. Dengan lemah lembut dia mengajari aku bagaimana menghadapi hidup, bagaimana bersikap sopan, suka memberi, dan masih banyak lagi. Dia juga menjadi tempatku bercerita tentang banyak hal mulai dari masalah sekolah, teman-teman hingga perkara lawan jenis.

    Aku tidak pernah lupa ketika ia berkata, "Kamu jangan main-main sama cewek. Nanti kamu kena batunya", "Padi yang kamu tanam, padi juga yang kamu tuai", "Jadi laki-laki itu harus kuat", "Kamu jangan membesar-besarkan masalah yang sebenarnya bukan masalah", "Makanya bersyukur, orang bersyukur itu apa aja bisa dimakan", "Kamu jangan cuek, nanti dikira orang kamu sombong", dan masih banyak lagi berbagai nasihat dan omelan. Semakin aku besar, aku semakin setuju dengan nasihatnya itu, tidak jarang pula aku malah senyum-senyum sendiri setiap kali ia menasihatiku, soalnya nasihatnya sudah hapalan itu-itu saja.

    Menyenangkan sekali bila kita mempunyai seorang ibu yang bisa menjadi sahabat. Ia memberikan dorongan ketika kita putus asa. Ia percaya kalau kita bisa berbuat sesuatu. Ia mengingatkan kita untuk mengasihi orang lain. Pernah suatu kali, ketika aku gagal mengikuti ujian komprehensif untuk lulus sebagai sarjana dari FEUI, aku meneleponnya dari sebuah wartel di kampus UI Depok. "Mom, aku nggak lulus," kataku lemas. "Ya, sudahlah, nggak apa-apa. Kamu coba lagi di waktu lain. Waktumu kan masih panjang. Kamu pasti lulus."

    Kalimat yang pendek seringkali menyentuh jiwa seseorang. Kerap kali aku mengalami hal itu ketika ibuku berbicara kepadaku. Aku bersyukur mendapat kesempatan memiliki seorang sahabat, ibuku sendiri. Aku bisa menggandengnya ketika hendak menyeberang, merangkulnya sambil berjalan menuju salon, merayunya agar mau menuruti keinginanku, dan sebagainya.

    Selamat Hari Ibu, untuk ibu-ibu yang ada di seluruh bumi nusantara ini. Menjadi ibu adalah anugerah terindah dari Tuhan. Anda bisa mencetak anak-anak muda generasi penerus yang diberkati dan memberkati banyak orang. Kiranya semua ibu beroleh umur panjang dan hikmat kebijaksanaan untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya. (December 22, 2003)

    Berbahagialah teman, yg Ibu masih berada disamping kalian, menyayangi kalian, selalu disamping kalian ... aku .. ikut berdo'a ... :) Kembalilah Ibu .. aku juga merindukanmu seperti mereka ...