ENi6Ma

"Suatu waktu, mutiara di dalam genggaman, bergetar dan kemudian jatuh, pecah dan menjadi serpihan-serpihan kecil. Tapi dia adalah Mutiara, bagaimanapun dia tetap berkilau, dan sempurna sebagai intan permata. Bagaimanapun dia .. adalah mutiara harapanku."

This Real Me



Name : Jaka,-
Nicks : BLu3`Ais-
On Blog : Serpihan Mutiara
On IRC : #heartbeatstation
Age : 22
Work at : Internet Specs
Birthday : 4 March
Place : Jogja City
Mobile : +62817270xxx
ICQ : 122081318
YM ID : blue_indiego
fs : blueais@gmail.com

PreViOus

  • H Deddy Mizwar
  • Yang Datang dan Yang Pergi
  • Makna Hidup
  • Be Inspirated
  • Engkau Yang di Sana
  • Serpihan Mutiara Retak ... Hati ... Adalah sebuah...


  • ArChieVe

  • November 2003
  • December 2003
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • October 2005

  • Links

    My Friendster BloG
    Situs Ku
    Berita Harian
    Koran Jogja
    Portal Jogja
    eMail Ku
    Cari Berita
    Koran Jateng
    Angkringan Ku
    Blog Aku
    Picture Perfect
    Pabrik Skin
    Hosting Ku

    Layout By "Yiling" Thanks Very Much

    Friends


    Said To Me

    Name :
    Web URL :
    Message :

    CreDits

    This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Powered by Blogbugs

    Komunitas Angkringan Jogjakarta

    Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com



    Site Meter

    Sunday, November 30, 2003

    Menulis di Atas Pasir

    Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang
    berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka
    bertengkar, dan
    salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit
    hati,tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir :
    HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.

    Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka
    memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka
    hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil
    diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa
    takutnya sudah hilang,dia menulis di sebuah batu :
    HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

    Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa
    setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan
    sekarang kamu
    menulis di batu?" Temannya sambil tersenyum menjawab, "Ketika seorang
    sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin
    maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila
    sesuatu
    yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati
    kita,
    agar tidak bisa hilang tertiup angin."

    Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut
    pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan
    dan lupakan masalah lalu.

    Belajarlah menulis diatas pasir.

    from groups yahoo